Showing posts with label air. Show all posts
Showing posts with label air. Show all posts
Tuesday, December 17, 2013
7 Monster Kecil yang Terkandung Dalam Air Minum Kita
Semua jenis air sebenarnya mengandung bakteri dan protozoa. Demikian pula pada air minum yang kita konsumsi sehari-hari. Tidak berbahaya jika jumlahnya masih di bawah ambang batas normal.
Berikut adalah 10 mikroorganisme yang dapat hidup di air minum Anda sekarang.
Berikut adalah 10 mikroorganisme yang dapat hidup di air minum Anda sekarang.
1. Salmonella Enterica

Salmonella adalah suatu genus bakteri yang merupakan penyebab utama penyakit bawaan makanan di seluruh dunia. Bakteri umumnya ditularkan ke manusia melalui konsumsi makanan yang terkontaminasi yang berasal dari hewan, terutama daging, unggas, telur dan susu.
2. Chaetomium sp
2. Chaetomium sp

Chaetomium sp. spora tidak terlalu berbahaya, meskipun dalam beberapa kasus mereka dapat menyebabkan infeksi yang dikenal sebagai phaeohyphomycosis. Mereka juga dapat menimbulkan bahaya bagi orang yang alergi terhadap spora, dan bahkan yang biasanya hanya terjadi dengan paparan kronis.
3. Legionella Pneumophila

Legionella pneumophila termasuk bakteri Gram negatif, berbentuk batang, tidak meragi D-glukosa, tidak mereduksi nitrat menjadi nitrit. Koloni bakteri ini hidup subur menempel di pipa-pipa karet dan plastik yang berlumut dan tahan kaporit dengan konsentrasi klorin 26 mg/l.
Legionella dapat hidup pada suhu antara 5,7°C – 63°C dan hidup subur pada suhu 30°C – 45°C.
4. Naegleria fowleri
4. Naegleria fowleri

Naegleria fowleri dikenal dengan karakteristik yang disebut amebaflagellata, yaitu memiliki bentuk ameboiddan flagellata dalam hidupnya. Siklus hidupnya terdiri atas stadium trophozoit (ameboid dan flagellata) yang motile dan bentuk kista yang non-motile dan resisten. Trophozoit bentuk ameboid adalah bentuk satu-satunya yang dijumpai pada manusia.
5. Rhizopus stolonifer
5. Rhizopus stolonifer

Rhizopus stolonifer merupakan salah satu dari jenis jamur Zygomycotina. Jenis jamur ini memiliki hifa pendek bercabang-cabang dan berfungsi sebagai akar (rizoid) untuk melekatkan diri serta menyerap zat-zat yang diperlukan dari substrat.
Selain itu, terdapat pula sporangiofor (hifa yang mencuat ke udara dan mengandung banyak inti sel, di bagian ujungnya terbentuk sporangium (sebagai penghasil spora), serta terdapat stolon (hifa yang berdiameter lebih besar daripada rizoid dan sporangiofor).
6. E. Coli
6. E. Coli

Escherichia coli adalah salah satu jenis bakteri yang secara normal hidup dalam saluran pencernaan baik manusia maupun hewan yang sehat. Nama bakteri ini diambil dari nama seorang bakteriologis yang berasal dari Germani yaitu THEODOR VON ESCHERICH.
Theodor V.E berhasil melakukan isolasi bakteri ini pertama kali pada tahun 1885. Ia juga berhasil membuktikan bahwa diare dan gastroenteritis yang terjadi pada infant, disebabkan oleh bakteri Escherichia coli.
7. Copepods
7. Copepods

Sunday, December 15, 2013
Lion Air Pecah Ban
Penumpang pesawat Lion Air dari Jakarta dengan tujuan Bandara Raja Haji Fisabilah, Tanjung Pinang Propinsi Kepulauan Riau (Kepri), tiba-tiba panik. Pasalnya pesawat mengalami pecah ban saat mendarat, Minggu (23/12/2012).

Baca Selengkapnya...

Itu terjadi saat pesawat dengan nomor penerbangan GT 260 yang dikemudikan Kapten Hari Mawadi mendarat di landasan sekira pukul 12.00 WIB. Saat pesawat mendarat tiba-tiba terjadi hentakan kuat. Tidak berapa lama terdengar suara letuasan.
"Kita sempat panik, karena saat ada suara letusan pesawat jalannya tidak stabil. Akhirnya kita tahu ban pesawat pecah. Katanya ban yang sebelah kanan sayap pesawat. Saya bersyukur selamat," kata Lia salah satu penumpang.
Karena ban pecah, pesawat ini tidak bisa bergerak menuju apron atau parkiran. Pesawat terhenti di ujung landasan. Selang berapa, pihak bandara setempat berusaha melakukan evakuasi. Sejauh ini belum ada konfirmasi terkait insiden dari pihak bandara. Namun informasi yang dihimpun sebanyak 150 penumpang semuanya selamat.
Monday, November 25, 2013
Bagaimana Proses Terjadinya Air Mata
Air mata berasal dari proses yang disebut lakrimasi. Lakrimasi diambil dari katalacrima, yang dalam bahasa Latin berarti “air mata”. Lacrima gland (kelenjar air mata) yang terletak di bagian atas mata, tepatnya di bagian antara kelopak mata dan alis secara rutin menyebarkan cairan yang membasahi mata setiap kali mata berkedip.

Selain secara reflek, air mata juga dihasilkan karena sebab lain seperti rangsangan untuk meluapkan emosi. Baik itu emosi saat sedih, marah, atau haru.
Uniknya, sebenarnya mata kita sudah punya bak penampung air mata sendiri, yang disebut lacrima sac. Air mata yang sudah membasahi mata akan disalurkan kembali lewat kanal-kanal yang terhubung dengan lacrima sac. Akan tetapi jika berlebih, maka tugas kelopak mata lah, yang membatasi jumlah cairan di mata dengan menjatuhkan ke pipi kita.
Mengapa air mata berasa asin?
Karena berfungsisebagai antiseptik alami. Zat garam yang dikandungnya mampu membersihkan mata dari bakteri dan kotoran. Mata pun senantiasa terjaga kelembaban dan kebersihannya.
Subscribe to:
Posts (Atom)